Senin, 01 Desember 2014

my favorite teacher



 GURU FAVORITE




Mungkin ini sedikit tentang guru favorite saya,,
Guru favorite saya yaitu Eni Permayanti beliau lahir pada tanggal 22 agustus, dia mengajar di MAN Darussalam sebagai guru biologi,mengapa saya memilih beliau sebagai guru favorite saya padahal masih banyak guru yang mungkin saya sukai.. karena pelajaran beliau merupakan pelajaran yang saya sukai dan bermanfa’at bagi masa depan saya karena saya bercitacita sebagai dokter/perawat saya juga suka dengan cara beliau mengajar,yaitu dengan lemah lembut agar dimengerti oleh murid yang diajarkanyaa =D

sejarah candi borobudur




 
Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang
yang letaknya sebelah selatan + 15 km sebelah selatan kota Magelang dataran kedu yang berbukit hampir seluruhnya di kelilingi pegunungan, pegunungan yang mengelilingi Candi Borobudur di antaranya di sebelah timur terdapat Gunung Merbabu dan Gunung Merapi Barat, Laut Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro.

Dalam etnis Tionghoa, candi ini disebut juga
婆羅浮屠 (Hanyu Pinyin: pó luó fú tú) dalam bahasa Mandarin.

sejarah pantai indrayanti





Pantai Indrayanti bak bidadari yang memukau para pecinta wisata pantai. pantai ini terletak di pesisir selatan provinsi Jogjakarta tepatnya di kabupaten Gunungkidul. Masih satu deretan dengan pantai Baron, pantai Kukup, pantai krakal dan pantai Sundak. Pantai ini baru terkenal pada beberapa tahun terakhir ini. Maklum, dulunya pantai ini tidak dikelola secara profesional. Kini, dengan pengelola swasta yang juga mengelola RUmah Makan Indrayanti menyulap Pantai Pulang Syawal ini tidak kalah dengan Pantai Kuta Bali.
Lanskap Pantai Indrayanti
Pantai Pulang Syawal adalah nama yang lazim dikenal warga setempat. Nama Indrayanti bisa dibilang kebetulan saja. Karena banyaknya pengunjung dan tidak ada papan nama yang jelas selain nama Cafe, maka disebutlah Indrayanti sebagai nama pantai tersebut. Pantai Indrayanti tepatnya berada di desa Tepus, Wonosari, Gunungkidul, DIY.
Boleh dikatakan, ketenaran Pantai Indrayanti telah mengalahkan pantai Baron dan pantai kukup yang lebih dulu dikenal sebagai pantai wisata. Boleh jadi karena kenyamanan juga. Di pantai Indrayanti, jangan coba-coba buang sampah sembarangan jika tidak mau kena denda Rp 10.000,- Denda ini semata-mata dikenakan demi menjaga kebersihan pantai sehingga wisatawan merasa nyaman.
Jika anda ingin menghabiskan malam di Indrayanti tak perlu khawatir karena telah disediakan penginapan dengan berbagai view dan pilihan harga.Konsep penginapannya adalah kembali ke alam (back to nature).Penginapan berukuran besar disetting di bawah bukit. Sedang yang berupa rumah panggung dan gubug berada di bibir pantai.
Sambil menikmati keindahan panorama karunia Tuhan di pantai Indrayanti ini, anda bisa menyewa jetski untuk mengarungi ombaknya. Payung-payung disediakan di sepanjang bibir pantai dengan sewa Rp 20.000,- sepuasnya. Di pantai Indrayanti, anda akan disuguhi keindahan pemandangan alam yang memadukan pantai pasir putih, bukit karang, dan jernihnya air pantai berwarna biru.
Harga Tiket Masuk Pantai Indrayanti
Tiekt masuk ke wilayah pantai ini super murah. Hanya dengan Rp 5.000,- orang, ana sudah bisa menikmati pantai Baron, pantai Krakal, paktai Kukup, pantai Sepanjang, pantai SUndak, dan pantai Drini.
Saat ini sudah tidak susah untuk mencari rute ke pantai Indrayanti. Selain karena memang sudah terkenal, papan petunjuk juga memberikan arahan yang jelas. Dari Jogjakarta, ikuti saja jalan mengarah ke WOnosari. Setelah lewat batas kota Jogja-Gunungkidul, tidak jauh dari situ ada rambu-rambu DLLAJ berwarna hijau menunjukkan arah belok kanan untuk menuju ke Pantai Indrayanti. Dari loket retribusi kendaraan, jaraknya sekitar 9 km saja. Jika maih punya waktu, coba juga serunya menyusuri sungai dalam gua yang ada di Gua Pindul.
Fasilitas di Pantai Indrayanti
Sebagai tempat wisata berkelas, anda bisa menggunakan beberapa fasilitas yang disediakan oleh pengelola seperti pondok penginapan, kamar mandi, gazebo, pondok panggung, mushola, dan tempat parkir. Jangan heran jika ditarik ongkos sewa karena memang fasilitas umum memerlukan perawatan.
Untuk keperluan sewa tempat atau acara besar, anda bisa menghubungi pengelola pantai Indrayanti di nomor 0817279545.


sejarah goa pindul



Sejarah 


Goa pindul adalah salah satu obyek wisata yang terletak di Desa Bejiharjo, Kec Karang mojo, Wonosari, Gunung kidul, DIY. Adalah sungai bawah tanah dengan panjang 350 meter, lebar 5 meter dari atas permukaan air. Di dalam goa pindul ada 3 zona yaitu zona remang, gelap dan terang. Dengan kedalaman air bervariasi antara 1 - 11 meter. Aktivitas telusur cave tubbing goa mengunakan baju pelampung dan ban.Dengan durasi waktu 45 menit menyusuri goa pindul.

Asal Usul
Asal-usul gua pindul sendiri berasal dari kisah perjalanan Ki Juru Mertani dan Ki Ageng Pemanahan yang diutus oleh Panem bahan Senopati di Mataram untuk membunuh bayi laki-laki buah cinta putri Panembahan. Senopati yaitu mangir Wonoboyo dari Mangiran (Bantul).
Dalam perjalanannya, kedua abdi itu sepakat untuk tidak membunuh bayi tersebut, lalu keduanya pergi ke arah timur (arah Gunungkidul) hingga tiba di suatu dusun di daerah Karangmojo.
Disana keduanya menggelar tikar dan alas tempat tidur bekas persalinan sang bayi. Dusun tersebut dinamakan Gelaran. Sang bayi menangis kemudian keduanya memutuskan untuk memandikan sang bayi. Ki Juru Mertani naik ke salah satu bukit dan menginjak tanah di puncak bukit, dengan kesaktiannya tanah yang diinjak pun runtuh dan mengangahlah sebuah lubang besar dengan aliran air di dalamnya. Sang bayi kemudian dibawa turun dan dimandikan di dalam gua dilubang tadi. Saat dimandikan pipi sang bayi terbentur (jawa:Kebendhul) batu yang ada di dalam. Karena peristiwa tersebut akhirnya akhirnya goa itu dinamakan GOA PINDUL.
Goa Pindul terletak di Padukuhan Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Cave Tubing Pindul adalah berwisata susur goa basah (dialiri sungai) dengan menggunakan ban dalam. Panjang Goa sekitar 350 meter. Waktu tempuh 1 jam.

my idolaa




Meyda Sefia

Nama lahir
Meyda Sefira
Lahir
Pekerjaan
Tahun aktif
2009 - sekarang
Orang tua
H. Irvin Murad (ayah)
Hj. Annie Maryani (ibu)
Meyda Sefira (lahir di Bandung, Jawa Barat, 20 Mei 1988; umur 26 tahun) adalah seorang pemeran Indonesia yang lolos audisi untuk memerankan tokoh Husna dalam film Ketika Cinta Bertasbih. Ia adalah lulusan Teknik Lingkungan di Institut Teknologi Nasional (Bandung). Meyda mengetahui informasi tentang audisi dari televisi dan dia merupakan penggemar karya-karya Kang Abik seperti Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih.
Kenapa saya memilih meyda sefira karena : dia itu cantik imut tinggi putiih pinter ramah pokoknyaa dia itu segalanya banget dehh berbakti lagi pada orangtuanyaa =D

Minggu, 09 November 2014

impian 2030


      Ditahun 2030 ini saya ingin cita-cita saya tercapai yaitu menjadi seorang dokter yang sukses.Dan membuat kedua orangtua saya bangga dan bahagia.ketika mereka telah lanjut usia saya akan merawat mereka,seperti halnya mereka merawat saya dari kecil hingga kini dewasa. Dan semoga semua yang saya inginkan terkabulkan.
 

Senin, 29 September 2014

pengalaman diponpes darussalam



Diklat CBSM
Pada saat diklat CBSM salah satu kegiatannya adalah mendaki gunung diTasik malaya. Saya pun mengikuti kegiatan tersebut. Saya dan anggota CBSM lainnya memulai perjalanan dari SMA Plus Darussalam dengan menggunakan mobil truck . sesampai disana kami dibagi kelompok dan diberi pengarahan oleh kaka senior . kami pun mulai mendaki gunung dengan saling berpegangan tangan . diperjalanan kami mendapat banyak rintangan seperti tanah yang licin,banyak ranting pohon dll . sesampai dipucak gunung , kami sangat senang dan kami pun berfoto-foto dan bernyanyi bersama . kaka senior memberikan games untuk anggota CBSM,